<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Polda Riau Dirikan 4 Pos Penyekatan Larangan Mudik di Perbatasan
Rabu, 28-04-2021 - 07:07:01 WIB
TERKAIT:
 
  • Polda Riau Dirikan 4 Pos Penyekatan Larangan Mudik di Perbatasan
  •  

    PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau mendirikan empat pos penyekatan larangan mudik Lebaran 2021. Pos didirikan di perbatasan Provinsi Riau untuk memudahkan pengawasan para pemudik yang hendak masuk maupun ke luar  Riau.

    Empat pos penyekatan didirikan di perbatasan Kabupaten Rokan Hilir dengan Sumatera Utara, perbatasan Indragiri Hilir dengan Jambi, perbatasan Kuantan Singingi dengan Sumatera Barat dan perbatasan Kampar dengan Sumatera Barat. Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Firman Darmansyah, mengatakan, empat pos penyekatan itu akan segera dibuat.

    "Minggu-minggu ini pos penyekatan akan dibuat," ujar Firman, Selasa (27/4/2021).

    Nantinya, personel kepolisian  ditempatkan di pos tersebut, bersama petugas instansi lainnya. Mereka akan mengawasi masyarakat yang akan masuk maupun yang ke luar dari Provinsi Riau. Diketahui, pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada 6 Mei  hingga 17 Mei 2021. Sebelum tanggal itu, dilakukan pengetatan mudik.

    "Ada masa pra-nya (mudik),  ini sebelum tanggal 6 Mei. Action mulai minggu ini sampai tanggal 5 Mei, sesuai ketentuan dari Satgas Covid-19, ada masa pengetatan mudik,"  jelas Firman.

    Firman menjelaskan,  dalam rentang waktu itu, bagi masyarakat yang ingin masuk maupun ke luar Riau harus mengantongi hasil tes swab PCR, negatif Covid-19. "Kalau tidak bisa diperlihatkan, kita suruh balik," tegas Firman.

    Pada  6 Mei sampai 17 Mei 2021 merupakan masa peniadaan mudik. Meski begitu, ada  beberapa jenis kendaraan yang mendapat pengecualian untuk masuk atau keluar kota sesuai Permenhub RI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

    Dijelaskan Firman, ada 9 poin kriteria kendaraan yang dapat izin masuk dan keluar. Yakni kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan dinas operasional TNI/Polri, ambulance/mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, kendaraan pelayanan distribusi logistik, mobil barang tanpa penumpang, mobil pengangkut obat dan alat kesehatan.

    Selanjutnya, kendaraan yang digunakan untuk perjalanan dinas, kunjungan duka, kunjungan keluarga sakit, ibu hamil didampingi 1 orang keluarga, persalinan didampingi maksimal 2 orang keluarga.  Dan, kendaraan yang digunakan mengangkut pekerja migran Indonesia. Meski begitu, kendaraan tersebut tidak bisa seenaknya melintas tanpa ada   dengan surat keterangan.

    "Itu juga harus ada surat keterangan, kalau ada yang sakit, kalau duka ada surat kematiannya, ini harus diperlihatkan," jelas Firman.

    Surat keterangan wajib dilengkapi, jika tidak kendaraan diminta kembali ke daerah asal. "Itu semua wajib dilengkapi surat lengkap, kalau tidak ada bukti kuat kita minta putar balik arah," ucap Firman.

    Setelah masa peniadaan mudik, ada lagi masa pasca mudik, yaitu di atas tanggal 17 Mei 2021. Di masa ini, aturannya sama dengan masa pra mudik, di mana bagi yang ingin keluar dan masuk Riau, wajib membawa surat yang menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan tes swab PCR.(clc)




     
    Berita Lainnya :
  • Kasus Terkomfirmasi Positif di Riau Turun Drastis
  • Tim Satgas Inhil Siapkan Langkah Antisipasi Arus Balik Cegah Penularan Covid-19 Baru
  • Gubri Sebut Harus Penambahan Kapasitas Ruang Isolasi Covid-19 Demi Selamatkan Warga
  • Waspada! Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Sebagian Wilayah Riau
  • BPBD Riau Siapkan Logistik Petugas di 6 Pos Penyekatan Mudik Lebaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Kasus Terkomfirmasi Positif di Riau Turun Drastis
    02 Tim Satgas Inhil Siapkan Langkah Antisipasi Arus Balik Cegah Penularan Covid-19 Baru
    03 Gubri Sebut Harus Penambahan Kapasitas Ruang Isolasi Covid-19 Demi Selamatkan Warga
    04 Waspada! Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Sebagian Wilayah Riau
    05 BPBD Riau Siapkan Logistik Petugas di 6 Pos Penyekatan Mudik Lebaran
    06 Tinjau Arus Mudik di Bandara Soetta, Kapolri Minta Perketat Pengawasan Warga yang Dari Luar Negeri
    07 Ramadan Berkah, Pengurus Kopertim Tambusai Berbuka Bersama
    08 Dukung SE Walikota Pekanbaru, Tokoh Agama Gelar Pertemuan dengan Polda Riau
    09 Kapolres Kepulauan Meranti Imbau Warganya Silaturahmi Virtual saat Lebaran
    10 Jelang Idulfitri 1442 H, Gubri Bersama Forkopimda Riau Tinjau Pusat Keramaian di Pekanbaru
    11 Gubri Ucapkan Duka Mendalam Almarhum Ustadz Zulkarnain
    12 Iring-iringan Antarkan Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain ke Tempat Peristirahatan Terakhir
    13 Himbau Larangan Mudik, Bidhumas Polda Riau Bagikan Brosur
    14 Menyambut Idul Fitri 1442 H PLN Riau dan Kepri Siaga Penuh
    15 Orang Dekat Bupati Mursini Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Korupsi 6 Kegiatan di Setdakab Kuansing
    16 Ketersediaan BBM dan Elpiji di Riau Aman di Idul Fitri
    17 Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam dan Sapi di Pekanbaru Merangkak Naik
    18 618 Kendaraan Putar Balik di Lima Pos Penyekatan Mudik Perbatasan Provinsi Riau
    19 Siang Cerah Berawan, Hujan Akan Guyur Sebagian Wilayah Riau Malam Nanti
    20 Sujud Saat Salat Tarawih, Jemaah Masjid di Tembilahan Meninggal Dunia
    21 Gubri: Perekonomian Riau Sebagian Besar Sawit dan Migas, Ekspor Tidak Boleh Berhenti
    22 6.000 Guru di Pekanbaru Telah Divaksin
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Kompenews.com