<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Dituding Menjadi Provokator Aksi Masa, Ketua Koptan berikan Klarifikasi
Minggu, 27-06-2021 - 13:13:36 WIB
TERKAIT:
 
  • Dituding Menjadi Provokator Aksi Masa, Ketua Koptan berikan Klarifikasi
  •  

    Dihadiri oleh ninik mamak, tokoh masyarakat Desa Kota Garo beserta pihak Kecamatan Tapung hilir di ruangan Mapolsek, Pengurus Koptan (KoTani) Hutan Pebadaran dan pengurus Kopni Sahabat Lestari telah menyelesaikan permaslahan konflik lahan Pada hari Selasa 22 Juni 2021 lalu.

    Yang mana dalam penyelesaiaan tersebut kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di Parit lahan PT Arara Abadi. namun sayang, perjanjian tersebut seakan-akan tidak dilaksanakan oleh pihak Kopni-SL.

    Ketua Koptan Hutan Pebadaran Deby Syahrul Gunawan S.Ag mengatakan, sehari setelah peneyelesaian konflik tersebut Anggota Kopni SL tetap melaksanakan kegiatan dilahan milik PT Arara Abadi dan juga ada oknum Anggota Kopni SL diduga telah merusak jembatan penghubung sebagai akses/jalan yang digunakan masyarakat untuk ke kebun sawit milik mereka.

    "Dengan tujuan agar masyarakat pemilik kebun tidak ada akses jalan yang akan dilalui,Dengan perbuatan merusak jembatan penghubung yang diduga dilakukan oleh oknum Anggota Kopni SL, yang kami nilai secara sengaja memaksakan kehendak oknum anggota Kopni SL tersebut,  dengan kejadian ini banyak masyarakat pemilk kebun sangat merasa dirugikan dan  kecewa termasuk anggota Koptan Hutan Perbadaran, karena dianggap sudah menyulitkan masyarakat, khususnya masyarakat yang memiliki kebun didaerah sekitarnya," ujarnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, Untuk menghindari bentrok fisik dan hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya meminta seluruh anggota koptan hutan pebadaran  untuk melaporkan dan meminta bantuan serta berkoordinasi kepada Pihak Keamanan dan Tokoh Masyarakat Desa Kota garo, agar Anggota Kopni SL segera menghentikan aktifitas mereka dan membuka tenda yang saat ini ditempati oleh anggota kopni SL sesuai dengan kesepatan yang telah dibuat hari selasa Tgl.22 Juni 2021 lalu.

    "Dan terkait tuduhan bahwa bahwa mobilisasi masyarakat yang disampaikan, saya dengan tegas membantah dan  tidak pernah memobilisasi masyarakat, masyarakat anggota kotpan keiinginannya murni, karna masyarakat ingin memperjuangkan hak  hak mereka. Dan tentu saya tidak mungkin mengusir orang yang datang kerumah apalagi saya sebagai Ketua Koptan Hutan Perbandaran," Ungkapnya.

    Dirinya juga menceritakan, saat Koptan Hutan Pebadaran dan masyarakat berada dilapangan dan ingin menanam, oknum Anggota Kopni SL masih menghalangi mereka, bahkan menurut penuturannya mereka memulai melempari dan menjatuhkan masyarakat yang ingin melangsir bibit tanaman yang akan mereka tanam.

    "nah dari sinilah awalnya bentrok itu terjadi dan kemudian ada aksi saling lempar lempar kayu dan pasir yang mereka dahuluan yang juga memulai, sampai mereka juga sempat menghadang kegiatan yang kami lakukan tersebut dengan menggunakan alat (excavator) yang mereka miliki," paparnya.

    "Kemudian dengan statemen yang disampaikan oleh saudara Rian Hidayat yang menuduh kami membawa orang luar dan dibayar, tolong dibuktikan oleh yang bersangkutan dan kami minta pertanggung jawaban atas tuduhan itu. Dan terkait masalah tentang ada yang luka atau lain sebagainya ini sebenarnya sama sama ada kok, dari kita juga ada bahkan sempat disirami dengan air panas dan air cabe, seharusnya kalau terkait masalah ini kan bisa kita dudukkan kalau mereka memang mau, karna kita disini juga ada Ninik mamak tokoh masyarakat lainnya yang bisa memfasilitasi dalam masalah ini," tuturpnya. (Rls)




     
    Berita Lainnya :
  • Firdaus-Ayat Cahyadi Paparkan Keberhasilan Satu Dekade Memimpin Kota Pekan Baru
  • Dituding Menjadi Provokator Aksi Masa, Ketua Koptan berikan Klarifikasi
  • Setelah Dilaporkan Ke KPK, Elit PTPN-V Tinjau Kebun Kopsa M, Ada Apa?
  • Koptan Pebadaran minta DPRD Riau kaji ulang hasil rapat bersama Kopni-SL
  • Antony Hamzah Tegaskan Manajemen KOPSA M Sangat Transparan, Berikut Faktanya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Firdaus-Ayat Cahyadi Paparkan Keberhasilan Satu Dekade Memimpin Kota Pekan Baru
    02 Dituding Menjadi Provokator Aksi Masa, Ketua Koptan berikan Klarifikasi
    03 Setelah Dilaporkan Ke KPK, Elit PTPN-V Tinjau Kebun Kopsa M, Ada Apa?
    04 Koptan Pebadaran minta DPRD Riau kaji ulang hasil rapat bersama Kopni-SL
    05 Antony Hamzah Tegaskan Manajemen KOPSA M Sangat Transparan, Berikut Faktanya
    06 KOPSA Saling Berkoordinasi untuk Menidaklanjuti Arahan yang Disampaikan Disdagkop-UMK Kampar Terkait
    07 Begini Skenario Lumpuhkan 997 Petani Sawit, Kapolri Harus Berantas Mafia Tanah di Sektor Perkebunan
    08 Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
    09 Laporkan PTPN V ke KPK dan Bareskrim Polri, Petani dan Pengurus Koperasi Hadapi Tekanan dan Ancaman
    10 Rumah Yatim Bagikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Prasejahtera Kelurahan Sungai Sibam Pekanbaru
    11 Jubir Satgas Covid-19 Ingatkan Kabupaten Kota di Riau Serius Tangani Covid-19
    12 Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa, Sanksi Menanti Jika Terjadi Penyimpangan Anggaran
    13 GMMK Riau Serahkan Donasi untuk Palestina Lewat KNRP
    14 Kasus Aktif Terkonfirmasi Covid-19 Riau Naik Jadi 4.850 Kasus
    15 Tiga Warga Pekanbaru Reaktif Rapid Antigen saat Razia Pekan Lalu Ternyata Positif Corona
    16 Tingkatkan Persentase Vaksinasi Lansia, Dinkes Riau Gandeng Komunitas
    17 70 Napi Beragama Budha di Riau Dapat Remisi Waisak, 1 Langsung Bebas
    18 DPC Patri Rohil Ajak Warga Dukung Vaksinasi Covid-19
    19 Angka Kematian Covid-19 di Brasil Tembus 450 Ribu Kasus
    20 Walikota Pekanbaru Tinjau Vaksinasi Ribuan Warga dan Jemaat di Gereja HKBP
    21 Bahas Masalah dan Solusi, BPPW Riau Rapat Progres MSMIP Pekanbaru
    22 PTPN V Dilaporkan ke KPK, Dugaan Cetak Kebun Gagal dan Alihkan Tanah Negara
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Kompenews.com